aku ungkapkan rasa cintaku sehingga engkau menderita karenaku. "mereka" mencela dan celaan mereka adalah aniaya.. musuh-musuhmu, musuh-musuhku menghasut engkau mencintai dan telah menjadi bahan gunjingan,, jalan setapak kini bercabang,, membingungkan lankah.. tak ada manfaatnya menyimpan cinta.. engkau bagai harimau betina yang mati kepayahan.. pada bekas tapak hindun atau bgaikan bibir yang sakit, kamu ragu meyakini hatimu, padahal meragukan hati ini adalah jalan melawan Tuhan.. Meyakini hati adalah cara kamu meyakini Tuhan,, Batasi indra pendengaranmu, itu perlu,, batasi indra penglihatanmu, itu perlu,, suatu saat kamu akan mengetahui kebenaran... Meyakini hati dan berjalan beriringan denganya,,, bahwa itu tidak bijaksana padahal mungkin itu bohong.