Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2012

Perubahan Waktu

Sepertinya waktu akan merubah mimpi... Sepertinya waktu akan merubah harapan, Sepertinya waktu akan merubah angan angan, Sepertinya waktu akan merubah kehidupan, Sepertinya waktu akan hilang, Sepertinya waktu akan tiada, Sepertinya waktu, Sepertinya, Itu

Jangan Ragu

Jika hari ini aku belum tau,, suatu saat pasti aku akan tau.. jika hari ini aku belum mengerti,, suatu saat pasti aku akan mengerti,, Jika hari ini aku belum mampu,, suatu saat pasti saya akan mampu,, Jika hari ini aku belum bisa,, suatu saat nanti aku pasti bisa,, Dia sudah ada di sana, dimana-mana.. kenapa harus ragu..? "Life Is Never Flat" "Its Time To Make History"  — at Dream House

Untuk Ibu

kata-kata, doa ku mungkin tak akan pernah kau dengar,, dalam heningnya malam, biarkan aku merindukanmu,, biarkan aku meneteskan air mata, meski kau tak tau,, sungguh dalah lelahnya hariku, dalam gelisahnya waktuku,, aku hanya ingin membuatmu merasa bangga terhadapku,, aku hanya ingin membuatmu tidak menyesal telah menanam benih2 kehidupan dalam diriku,, dalam penantian panjangmu akan hadirnya dir iku yang akan kau banggakan, meski sekarang belum sempat ku wujudkan,, engkau masih saja bersabar menanti,, entah sampai kapan,, waktu masih saja diam.. dalam setiap langkahku sungguh, dalam hinanya diriku sungguh,, dalam rendahnya diriku sungguh,, kau masih saja bangga terhadapku,, Tuhan,, Ampunilah Dosa Ibu, Jika ia memang bersalah,, Aku yakin dalam dosa dirinya hanya karena membela Diri ini,, maka Aku berharap Ampunilah ,,, Biarkan Kelembutan Hatinya menjadi penawar segala Dosa2nya,, biarkan Surga Menjadi balasan yang baik baginya,, Tuhan aku mohon,,, Amiin... #Selama...

semua juga segera pergi

Bukankah lelah ini juga akan lenyap... Bersamaan dg harapan-harapan kosong , Bersamaan dengan jalanya waktu yang tak berbatas... bukankahSeuatu itu tiada, ada dan pada akhirnya juga tiada lagi... Mari kita melangkah... Mash bnyk ketiadaan yg blum sampai pada saat ketiadaan..  — at Green House

Tidur malam, cepat

Semua akan hilang bersama panjangnya malam yang kini di susutkan dg lelapnya tidur, meski sejenak.. Aku ingin menghantarkan semua yang ada kedalam alunan mimpi yang indah, meski belum tentu kutemui.. Biarkan terang menjadi gelap karena akan ada keindahan lain disana,, Sedikit yang indah akan selalu lebih indah dari kebanyakan yang biasa.. Biarkan aq terlahir, hidup dan tumbuh menjadi rumput yang berbeda..   Meski tak terlihat dan akan terinjak injak oleh lalu lalang duniawi...

Bagaimana dengan Bahagia

Kebahagiaan, kesenangan itu indah... Tapi itu semua tidaklah Gratis... bagimana mungkin ketika kau katakan kau tak mengenal rindu,, semua menjadi tidak mungkin ,, kau hanya perlu minum jamu meneguknya meski pahit dan tunggulah semua akan terjawab,, bahwa perjuangan itulah awal,   kamu bisa saja mengabaikanya namun mungkin kau juga tidak akan mendapatkanya,, mendapatkan apa yang di sebut dengan kata pertama, kata kedua pada barisan coretan ini,, hari sudah berlarut,, abaikanlah,,, biarkan lelah harimu menjadi pemantap tidurmu,, aku yang disini bingung dengan tulisanku sendiri  — at RUmah Puisi

saat Ku Lihat mereka

Kulihat org2 yg msh d sibukkan dg masa depan, yg duduk yg berdiri yg berlari,,entahlah,, aku tak tau persis apa yg mereka lakukan.. Masih saja aq berjalan menemani sempitnya lorong waktu yang kian dekat terlupakan karena biasanya cahaya..   Disana aku melihat orang-orang yang di sibukan dg tanggung jawab, yang merana, kesepian duduk termenung,menungu kepastian, saya kira kepala mereka terlalu berat.. Aku masih berjalan menyusuri patahan patahan hidup,, Cahaya tiada, kini aq di tuntun oleh arah angin... Berjalan ke arah pori-pori yg tak berlubang.. Aku sadar dan aq tau itu,

akal dan logika

Jika aku berandai-andai, berlari menembus batas imajinasi menyelinap diantara bebatuan yang kasar kemudian aku bersembunyi di sekitarnya.. Duduk terdiam dan tersungkur keragu-raguan,, Mengamat-amati disetiap sudut batas pandangan mata yang bias karena cahaya.. Aku berfikir lagi dan nyatanya kutemukan sebuah pertanyaan yang tak bertulang.. " Kenapa aku harus berlari, bersembunyi bahkan d tempat yan g jauh..? Sedangkan aku masih saja mengamat-amati perang antara hati dan logika dalam diri ini.. Ku katakan kepada mereka.. Seandainya aku mati, akan ada di manakah kalian? Apakah logika dan hati akan terus bertengkar? Sejenak mereka diam.. Kedua mata tertuju pada sudup pandangan yang berbeda, kemudian mendekat dan akhirnya semua tertuju padaku yg wajahnya sedang kepayahan.. Masih kutatapi mereka,, Sungguh sayang jika aku harus kehilangan kalian., Batas dari segala kemampuanku adalah kalian.. Kalian adalah sisi terbaik dalam hidup ini.. Jika hati tersakiti logika punya bny...

Lihatlah, Mentari

Lihatlah teman, mentari telah mengubah warna, Indahnya biru, indahnya merah, kuning, hijau, ungu, dan semua nama dalam warna pelangi kini tampak menggoda.. Jangan bersedih teman, biarpun langit tampak kelam mentari masih tersenyum riang di balik awan..menunggumu untuk bisa tersenyum menikmati alam khatulistiwa bersamanya.. Satu senyum saja teman.. Untuk selamanya.. :-)

All Out, My Hope

Aku terbangun, berlari mendahului waktu, Ketika semua masih dalam batas mimpi,, Aku terbangun berlari menjauh dari datangnya cahaya yang begitu cepat merambat, Ketika semua orang menunggu cahaya itu.. Aku duduk, diam dan tersungkur di tepian waktu mengamati, menatap setiap wajah yang lewat di hadapanku, berharap ada orang yang menyapaku dan membawaku pulang menemui kebahagiaan,, Semua kosong, semu a orang, mengabaikanku, tak peduli... Aku semakin gelisah di pinggiran waktu.. Kenapa orang-orang begitu egois, mereka tidak mau menerima apa yang menjadi kelemahanku, suatu ketika aku bertanya pada Tuhan.. Dimana kesedihan dan kebahagiaan akan terantai dalam satu wadah yang agung? Aku berfikir,, Adakah dia disana yang masih juga gelisah di kejar bayangan.. Aku semakin tersadar dengan jawaban dari menatap Tuhan yang bisu.. Aku memang belum layak untuk mendapatkan itu semua.. Aku tersadar dari jawaban Tuhan yang bisu, bahwa aku sendiri terlalu sibuk membuat mereka tertawa dan Mel...

Mari Bermimpi

* jangan dibaca..!!! Hati, hati , hati, hati, hati dan logika.. Semua waktu terasa singkat di penghujung.. Ketika masih ku ingat dulu terik telah mengantarkanku pada kebaikan-kebaikan yang nyata.. Namun entah mengapa manusia mempunyai pemikiran yang selalu saja melawan kondisi alam.. Aku yang berada di petang mengharapkan dengan segera fajar datang, aku yang berada di siang mengharapkan senja dat ang segera.. Harapan-harapan semu yang seharunya tak kusesali karna tak kutemui adalah gambaran hati yang kering, sedangkan logika selalu memberikan jawaban yang selalu saja memihak pada keegoisan.. Itu semua ada dalam diriku, dirimu dan mereka yang sedang berjalan, berlari mengejar masa depan, bahkan pada mereka yang tak tau menau arti hidup.. Kau ingat angka 12 ? Ia sangat dekat dengan kita semua.. Namun banyak diantara kita yang merasa jauh darinya.. Mari bermimpi-mimpi.. Gunakan hati dan logika sbg kekuatan yg super... #syndrom keripik batu

Saat dunia Masih Gelap

saat itu dunia masih gelap,, CC : budibisa bukan karena tidak adanya cahaya, bahkan burung-burung Bangaupun memilih untuk tetap tinggal di sarangnya daripada keluar, dan harus kepanansan.. Angin masih saja kencang, saat itu dunia masih gelap.. tumpukan-tumpukan harapan akan hidup yang terang terus menghantui jalannya nafas.. saat itu dunia masih gelap, dimana hidup dalam keramaian tak menjadi jaminan dari ramainya hati,, ibarat didalam kawanan yang bisu, tuli dan buta, tak ada rasa.. aku yang ada disini, duduk dengan tumpuhan harapan masih saja berfikir memahami, bagaimanan lidah dan sikap ini harus berdiri,, aku yang masih disini, berdiri dengan tumpuhan kaki yang jalang,, masih saja berfikir memahami, bagaimana kaki harus melangkah untuk bisa berlari,, aku yang masih disini, mencoba untuk berlari dengan acuan harapan,, masih saja berfikir memahami, bagaimana untuk tidak terjatuh dan terulang,, saat angin berbisik, aku mulai tersadar,, aku butuh penerang, bukan...

Happy New Year

Malam, kau begitu dinantikan banyak orang... Kulihat dia disana begitu cemas melihat-lihat langit senja yang cerah, mengharapkan bintang di permukaan.. dilain sudut Kulihat dia disana berharap-harap cemas mengharapkan hujan datang dengan deras, angin dan petir mencakar langit, mencakar kehidupan.. Aku di sudut yang tak terlihat ini diam dan berusaha berfikir.. Kini aku masih berada dalam titik yan g netral.. Yang tidak tersentuh bintang bila terang yang tak tersentuh badai bila menyambar.. Aku masih tetap disini, mengamati hari yang segera berganti.. Mengamati bilangan waktu yang akan berubah, meski satu angka, namun pasti akan berganti nada ,, Aku berusaha mencari jalan tuhan, dan menerima dg hati riang dan gembira.. Disegala musim.. Kuatkanlah aku.. Tuhan.. # happy new year..

Siapa Kau

Diantara Badai, Hujan dan Senja,, catatan-catatan manusia tak berlidah dan tak berwajah,, berhati, namun tidak diakui,, diantara satu dua dan tiga, Kau terselip didalmnya,,, diantara alunan nada-nada, Kau terselip didalamnya,, diantara barisan doa, Kau terselip didalanya,, diantara kecemasan dan kebahagiaan Kau terselip didalamnya,, diantara cita-cita dan harapan Kau terselip di dalmnya, diantar a catatan-catatan kecil, Kau terselip didalmnya,, diantara ribuan imajinasiku , kau teselip didalamnya, diantara jutaan karya , Kau terselip didalamnya,, # sebenarnya kau ada berapa dan kau ada dimana..?  — at nyanyian keripik | Batu | Tua | Budibisa

NYANYIAN SUBUH

subuh, sebuah panggilan alam, dia yang layu telah membasahi dirinya hingga segar,, memberikan warna yang indah bagi penghuni alam, memberikan sumber kehidupan yang meunyimpan beribu kemanfaatan,, membangunkan burung-burung yang sedang terlelap, mengajaknya untuk berbahagia menyambut hari, melupakan petang,, disini aku bisa berbagi waktu dengan diri, dan dengan Tuhan,, menyampaikan harapan-harpan semu yang kan jadi kenyataan, meninggalkan kesedihan-kesedihan nyata yang kan segera hilang,, membujuk hati dan menjadikan acuan bagi penuntutn jalanan yang malang,, disini aku bisa membuka mata, mengajaknya untuk bertingkah,menikmati semesta, disini aku bisa membuka hati, mengajaknya untuk bisa berbahagia, menikmai setiap massa, disini aku bisa membuka telinga, mengajaknya untuk mendengarkan nada-nada indah, penuhh makna disini aku bisa membuka tangan untuk melakukan hal-hal yang terbaik, memberikan yang terbaik, disini aku bisa membuka kaki, melangkahkannya dan mengajaknya m...

Begitu Banyak

# aku butuh berteman dengan burung, supaya aku bisa belajar bernyanyi riang,   tanpa beban,, # aku butuh berteman pada laron , yang hidupnya hanya semalam , supaya aku bisa belajar berterimakasih terhadap waktu,, #aku butuh berteman pada semut, supaya aku terus bersemangat, tak kenal lelah, menghargai waktu dan persahabatan,, # aku butuh berteman pada ikan-ikan yang tetap saja riang didalam aquari um, meski sendirian, hanya di temani bayangan... aku butuh berteman dengan semua warna,, aku butuh berteman dengan semua nada,, aku butuh berteman dengan semua rasa,, aku butuh berteman pada semua yang nampak,, aku butuh berteman pada semua yang tak nampak,, aku butuh berteman pada semua kesedihan aku butuh berteman dengan semua kesenangan,, aku butuh...... # begitu banyak ciptaan MU  — at Catatan | Keripik Batu | budibisa

Terimakasih

Waktu telah mengantarkanku pada dunia yang lekat dengan beribu suasana,. Hawa yang dicptakan telah membuat sendi-sendi kehidupan membentuk siklus detak jarum jam berwarna, berputar melewati garis yang sama, namun beda.. Sekali lagi .. Terimakasih kepada ketidaksengajaan.. Terimakasih kepada ketidaktahuan, Terimakasih kepada kekhawatiran, Terimakasih kepada hukuman Terimakasih kepada paksaan, Teri makasih kepada tekanan-tekanan, Terimakasih kepada tangis, Terimakasih kepada canda.. Terimakasih kepada kasih sayang, Terimakasih kepada pengorbanan dan terimakasih kepada kebahagiaan.. Kalian telah mengubah hidupku dengan banyak rasa, memberikanku banyak khazanah hidup , menemaniku, bersamaku bersama 1001 anganku.. |nyanyian pagi | keripik batu | budibisa

atas doamu

Alunan suara lirihmu, jeritan hatimu, permohonan ikhlasmu... Kini telah menjadi pengusir mimpi burukku.. Kini kau biarkan aku bias bergelimang dengan malam, Menikmati saat dalam imajinasi yang tak terbatas, berpetualang dalam kerajaan mimpi... Trimakasih atas doamu # Ibu   Nyayian malam | keripik batu | budibisa

cermin batu

Kuturunkan nadaku, kugulirkan badanku merangkak, menuruni tebing jurang yang kelam.. Terus kebawah, melewati akar-akar kehidupan yang hampir saja rapuh.. Terus ku turuni dunia, masuk hingga kedalam lapisan-lapisan bumi, menembus sampai ke inti bumi.. Kutenangkan jiwaku, Kulihat dunia dari sudut terbawah dari kehidupan.. Sungguh, kulihat manusia itu rakus, mereka yang berkulit, putih, hitam dan se mua segala jenis warna kulit, sungguh manusia itu angkuh.. Ketika ku diam, semesta berbisik, 'manusia bisu bila bersyukur' Aku menatap bayangan diriku yang tak nampak di cermin batu.. Tuhan maafkan aku, atas bisunya diriku dg nikmat Mu.. Nyanyian subuh | keripik batu |budibisa

' Mawarpun tak selamanya indah..'

Ketika semua kau pekikan harapan-harapan kegembiraanmu pada kebahagiaan, pada keagungan mawar mekar yg indah... Kaupun harus berturut gempita dalam kesetiaan menemani layunya mawar.. Ketika kau begitu bangga dengan kebahagiaan yg d berikan seorang, Kau juga harus berturut serta dalam kesedihannya.. Inilah , kesetiaan.. 『 nyanyian pagi | keripik batu | bb 』

Kota Tenggelam

Kutemukan kau di kota indah yang tenggelam.. Tenggelam yang tak nampak, hanya sisa sedikit puing puing, itupun sisa.. Kulihat kau sendiri di sudut yang luput dari pandangan.. Aku tersentak, tersentuh untuk bisa membantumu.. Paling tidak mengulurkan lidah, mengajakmu beranjak dari tempatmu.. Suaraku tak kau dengar, mungkin kau tuli karna keadaan yang nyata-nyata pedih kau alami.. Aq terdiam, masih memandangimu dengan penuh kasih.. Kucoba ulurkan tanganku, kau mengerti dan kini ku ajak kau ketepian.. Kau aman disini.. |silent break | keripik batu | bb