subuh, sebuah panggilan alam,
dia yang layu telah membasahi dirinya hingga segar,,
memberikan warna yang indah bagi penghuni alam,
memberikan sumber kehidupan yang meunyimpan beribu kemanfaatan,,
membangunkan burung-burung yang sedang terlelap,
mengajaknya untuk berbahagia menyambut hari, melupakan petang,,
disini aku bisa berbagi waktu dengan diri, dan dengan Tuhan,,
menyampaikan harapan-harpan semu yang kan jadi kenyataan,
meninggalkan kesedihan-kesedihan nyata yang kan segera hilang,,
membujuk hati dan menjadikan acuan bagi penuntutn jalanan yang malang,,
disini aku bisa membuka mata, mengajaknya untuk bertingkah,menikmati semesta,
disini aku bisa membuka hati, mengajaknya untuk bisa berbahagia, menikmai setiap massa,
disini aku bisa membuka telinga, mengajaknya untuk mendengarkan nada-nada indah, penuhh makna
disini aku bisa membuka tangan untuk melakukan hal-hal yang terbaik, memberikan yang terbaik,
disini aku bisa membuka kaki, melangkahkannya dan mengajaknya mengitari makna hidup, memncari yang terbaik
disini aku bisa membuka logika untuk mengajaknya melangkah, menemukan hal-hal baru, membuat sejutakarya nyata
disini aku beharap pada keluarga universitas kehidupan, hingga petang menjelang mendamaikan mimpi, aku masih saja berharap.. — at catatan | keripik batu | budibisa
Komentar
Posting Komentar