tak ku sangka waktu begitu cepat berjalan,,
setapak-demi setapak telah terlalui dengan tiada sadar,
harapan-harapan yang telah hilang tak tau kemana sekarang,,
ada yang sudah muncul menjadi realita,
ada juga yang tenggelam di telan massa.,
yah, dunia ini memang terlalu luas tuk di arungi,
semua warna yang ada tak mampu tuk di sebutkan satu perstau namanya,,
aku yang di sini berdiri menginjakkan kaki di atas awan,,
berusaha untuk kembali ke bumi dimana awal ku berpijak,,
supaya aku bisa berdiri kokoh,,
supaya aku bisa menjadi aku yag seharusnya aku..
saat jiwa ini mulai lemah dalam mengais sisa-sisa hidup,,
akan ada seorang malaikat yang membangkitkanku dengan kasih sayangnya,,
hingga aku tak lagi mengais sisa-sisa hidup, tapi melanjutkan karya hidup,,
itulah cita-cita.
menjadi manusia payah tak harus selamanya,
ada saat yang harus bisa merubanhnya,,
pekikian-pekikan maut yang mengguncang akan menjadi penyemangat,,
seruan-seruan kemanusiaan akan menjadi pembangkit,,
sudah terlalu lama aku berjalan,, mana karya nyata?
kini hidup menjadi hal yang dilematis,,
kepekaan dan kepekikkan terhadap arus masa tak mampu ku ikutii,,
aku hanya tenggelam di sudut-sudut keramaian kota yang indah,,
melepaskah hari-hari penat untuk mengisi jiwa yg bocor,,
apalah guna, jika lubang sebesar mata uang, namun setetes air itu jatuh,,
sekarang sedang menjalani hidup yang seperti apa,,
itlah yang akan ku rajut,,
menjadi manusia yang benar-benar aku,,
akan ku lanjutkan semangat hidup masa SMA ku,,,
aku berjanji...
setapak-demi setapak telah terlalui dengan tiada sadar,
harapan-harapan yang telah hilang tak tau kemana sekarang,,
ada yang sudah muncul menjadi realita,
ada juga yang tenggelam di telan massa.,
yah, dunia ini memang terlalu luas tuk di arungi,
semua warna yang ada tak mampu tuk di sebutkan satu perstau namanya,,
aku yang di sini berdiri menginjakkan kaki di atas awan,,
berusaha untuk kembali ke bumi dimana awal ku berpijak,,
supaya aku bisa berdiri kokoh,,
supaya aku bisa menjadi aku yag seharusnya aku..
saat jiwa ini mulai lemah dalam mengais sisa-sisa hidup,,
akan ada seorang malaikat yang membangkitkanku dengan kasih sayangnya,,
hingga aku tak lagi mengais sisa-sisa hidup, tapi melanjutkan karya hidup,,
itulah cita-cita.
menjadi manusia payah tak harus selamanya,
ada saat yang harus bisa merubanhnya,,
pekikian-pekikan maut yang mengguncang akan menjadi penyemangat,,
seruan-seruan kemanusiaan akan menjadi pembangkit,,
sudah terlalu lama aku berjalan,, mana karya nyata?
kini hidup menjadi hal yang dilematis,,
kepekaan dan kepekikkan terhadap arus masa tak mampu ku ikutii,,
aku hanya tenggelam di sudut-sudut keramaian kota yang indah,,
melepaskah hari-hari penat untuk mengisi jiwa yg bocor,,
apalah guna, jika lubang sebesar mata uang, namun setetes air itu jatuh,,
sekarang sedang menjalani hidup yang seperti apa,,
itlah yang akan ku rajut,,
menjadi manusia yang benar-benar aku,,
akan ku lanjutkan semangat hidup masa SMA ku,,,
aku berjanji...
Komentar
Posting Komentar