Langsung ke konten utama

menunggu itu

Akan ku beritahu padamu entah itu sepatah atau sepapah kata dua kata tiga kata dan seterusnya. Aku hanya ingin berbagi dengan kalian semua, kalian yang mau membaca catatan ini tentunya. Aku tak mengharapkan banyak mendapatkan manfaat yang banyak , tapi cukup satu bagiku tapi memang benar-benar apa yang sangat saya butuhkan. Kawan ingatkah kalian akan sesosok wanita yang selalu dekat denganmu, dimanapun kamu berada.? Tanpa mengenal batasan jarak, tanpa mengenal batasan saat dia selalu dekat dengan kita. Kalau aku boleh memberitahuu padamu kawan, mungkin dialah orang tersabar didunia versi aku tentunya. Dialah ibu kawan, sesosok wanita yang lemah tapi kuat, didalam kelembutan periakunya terdapat kekuatan yang mampu menghancurkan ribuan karang yang menghadang dalam kehidupan.
Kita mulai saja dengan pembicaraan kita seputar Menunggu. Apakah menunggu itu merupakan kegiatan yang membosankan..? apakah menunggu itu merupakan kegiatan yang membuang-buang waktu..? apakah menunggu itu merupakan hal yang tidak berguna..? apakah menunggu itu merupakan hal yang menjengkelkan..? apakah dan apakah-apakah yang lainya juga sama, menunggu merupakan hal yang tidak bermanfaat sama sekali..? bolehlah kawan berargumen seperti itu, toh saya yakin kawan-kawan juga mempunyai alasan tersendiri kenapa berargumen seperti itu. Beberapa hal yang akan saya sampaikan kepada teman-teman terkait menunggu, kegiatan yang sering terjadi di dalamkehidupan di keseharian kita.
Sadarkah teman-teman semua akan keberadaan kalian saat ini..? siapa anda.? Darimana anda berasal.?, mungkin pertanyaan tersebut akan memunculkan jawaban, saya adalah X, saya ada karena di ciptakan oleh Allah yang di titipkan oleh kedua orang tuaku. Dengan melalui proses yang sedemikian rupa dari mulai pembuahan dan membentuk seorang manusia di dalam kandungan Ibu hingga lahir, kanak-kanak, hingga sampai saat ini, bisa membaca tulisan ini.
Tahukah teman teman semua, yang dilakukan oleh Ibu dan Bapak kita sampai saat ini adalah “Menunggu”. Ibu yang menunggu berbulan-bulan di dalam kandungan, berharap semoga anak yang ada di dalam kandungan mampu lahir dengan baik dan sehat, tampan cerdas dan seribu harapan lainya yang terangkum dalam doa-doa yang ia bisikan setiap saat sambil mengelus-elus perutnya yang buncit. Bisakah kau bayangkan kawan, sembilan bulan di gunakan untuk menunggu kita lahir..?
Tak selesai di situ kawan, setelah kita lahir Ibu masih saja melanjutkan Menunggunya untuk kita bisa berbicara, berjalan dan melakukan kegiatan-kegiatan yang lainya. Tahukah kau kawan, berapa lamanya ibu menunggu untuk kita bisa melakukan hal itu semua..? mungkin teman-teman bisa menanyakannya ke Ibu kalian masing-masing.
Menunggu, menunggu, yah itulah yang mereka lakuakan,Mulia sekali pekerjaan mereka bukan..?
Saya yakin kalian akan mengalaminya suatu saat nanti, bagai calon-calon ibu dan ayah.
Yang perlu temen-temen ketahui juga, bahakan mereka akan menunggu sampai mereka telah tiada. Mereka akan selalu menunggu Doa-doa dari kita yang masih hidup.
Saya kira teman-teman bisa menyimpulkan sendiri tenteng arti kata “MENUNGGU”.

Komentar

  1. menunggu itu memang perbuatan yang mulia,, dalam hal tertentu....

    BalasHapus
  2. ya,, tapi terkadang menunggu itu juga menghambur2kan waktu,, jika kita tidak memanfaatkan waktu untuk menunggu itu utk hal yang lain,,,,
    sebenarnya tergantung kita nya tu bagaimana sih,,, hhe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

akal dan logika

Jika aku berandai-andai, berlari menembus batas imajinasi menyelinap diantara bebatuan yang kasar kemudian aku bersembunyi di sekitarnya.. Duduk terdiam dan tersungkur keragu-raguan,, Mengamat-amati disetiap sudut batas pandangan mata yang bias karena cahaya.. Aku berfikir lagi dan nyatanya kutemukan sebuah pertanyaan yang tak bertulang.. " Kenapa aku harus berlari, bersembunyi bahkan d tempat yan g jauh..? Sedangkan aku masih saja mengamat-amati perang antara hati dan logika dalam diri ini.. Ku katakan kepada mereka.. Seandainya aku mati, akan ada di manakah kalian? Apakah logika dan hati akan terus bertengkar? Sejenak mereka diam.. Kedua mata tertuju pada sudup pandangan yang berbeda, kemudian mendekat dan akhirnya semua tertuju padaku yg wajahnya sedang kepayahan.. Masih kutatapi mereka,, Sungguh sayang jika aku harus kehilangan kalian., Batas dari segala kemampuanku adalah kalian.. Kalian adalah sisi terbaik dalam hidup ini.. Jika hati tersakiti logika punya bny...

jenuh berada di dalam titik

Jenuh berada dalam titik.. Siapa ya aku ini.? Kenapa sekarang aku bisa da di sini.? Hari-hari yang pendek akan selamanya pendek,, Hari hari yang panjang akan selamanya panjang,, Hanya rasa-lah yang akan membuat semuanya menjadi seperti itu Aku yang bimbang kini telah mengalami kebingungan,, kenapa aku koq bisa bimbang,? Apakah karena banyak pekerjaan , rutinitas sehari-hari yng membosankan? , yah mungkin karena itu.. Hidup ini terasa monoton bagiku saat ini,, tidak ada hal yang membanggakan kecuali dapat tidur , bangun , makan, tidur, bangun makan, seperti hewan,, pun kini telah menjadi hal yang membosankan juga,, Mungkin dengan duduk, di dean komputer, menjelajahi dunia, memperluas cakrawala, berinteraksi dengan orang asing yang akrab, ataupun hanya sekedar mencari kenikmatan sesaat, pun kini telah menjadi hal yang menjenuhkan. Aku juga tak tahu, kenapa rasa-rasanya hidup sekarang ini begitu membosankan, aku kehilangan aku yang benar-benar aku, aku yang aku, aku yang kata ka...