Sejenis Puisi Untuk yang Kurindu,,
malam, aku ingin bercerita kepadamu..
untukmu awan, angin, bintang dan rembulan engkau boleh mendengarkannya,,
untukmu kebaikan, keburukan, kesedihan dan kesenagan engkau juga boleh mendengarkan,,
tapi tolong jangan kalian kasih tau cinta, karena aku ingin merahasiakan hal ini untuknya,,
malam, sudah lama aku hidup, yah,, saya kira sudah lama,, cukup lama untuk bilangan umur..
malam, saat ini aku terjebak dalam dunianya cinta,, dia begitu memesona,,
sejak aku kecil aku selalu diberi cinta tanpa kata-kata.. sungguh agung
ayah, ibu, kakak, adik, belum pernah sekalipun aku dengar dari mulutnya,," aku cinta padamu, aku sayang padamu"
tapi apa yang kurasakan sungguh berbeda,,
setiap air mata yang di keluarkan, setiap keringat yang menetes dari pori-pori kulitnya, ia selalu memberikan cinta,,
kata-kata cintamu yang tak sempat dan mungkin tak akan terucap sudah merasuk ke dalam darah dan dagingku,,
menemani langkah kehidupanku hingga kini, hingga aku dewasa,,
kini aku sadar, cintamu bukanlah kata-kata,,,
cintamu adalah rasa kasih dalam doa, dalam perbuatan...
aku mengerti,, cintamu begitu agung, cinta yang terlalu dangkal jika hanya di ungkapkan dengan kata-kata,,
kini aku tahu,, engkau begitu berharga bagiku,,
tapi malam, aku punya cerita lain,,
aku ingin memberi cinta,, ingin memberi cinta layakya seorang adam kepada sang Hawa..
aku ingin memberinya cinta yang sederhana, cinta yang tanpa harus berucap,,cinta yang tanpa harus berbuat,,
Aku dan Dia ingin saling merasa dalam hati dahulu, malam,,
tapi koq rasanya aneh,,
mustahil,,
mana mungkin bisa,,
tak bisa aku memberi cinta seperti ini,,
dia tak mungkin menerimanya,,
aku bingung malam,,
malam,,
bagaimana kalau Aku dan Dia sudah merasa dalam hati, aku ingin mengungkapkannya dengan lisanku,,
ah tapi aku masih ragu, malam,,
oh iya,, aku tau malam,
aku selalu berfikir akan hakikat kesempurnaan,,
malam, aku kira cinta harus dirasa dalam hati,
diungkapkan dengan lisan,,
dan di wujudkan dalam perbuatan,,
sungguh,, its so perfect..
tapi aku masih bingung malam,, Dia sudah dimiliki oleh seseorang,,
saya kira dia lebih memilihnya daripada aku,,
aku sedih malam,,sedih sekali,,
bayangkan, baru saja aku mulai menanam bibit, sudah dipanen orang,,
aku sedih, begitu sedih, malam,,,
tapi aku berharap satu hal malam,,
benihku yang tersisa di dirinya mampu tumbuh dengan baik,,
hingga suatu saat aku bisa memetik buahnya,, "jika belum di ambil oleh orang lain lagi"
tapi aku percaya malam, Tuhan itu mendengarkan rencanaku,, dan akan di kabulkan doaku..
dan aku kini tahu,, cinta yang sejati adalah cinta yang tak terucap dan tak berwujud tindakan,,
cinta dari Tuhan kepada Hambannya,, Sungguh Agung,, Sangat Agung,,
malam,, engkau memang selalu diam,, tak bersuara,, sedikitpun tidak,,
aku berharap kamu bisa merahasiakan hal ini kepada Dia,,
karena aku ingin dia mengerti walau tak kuberi tau,,
terimakasih malam,,
untukmu, untukmu awan, angin, bintang dan rembulan ,
walaupun kau tak berbicara, tapi aku tahu,, engkau turut berbelesungkawa,,
terimakasih atas perhatian bisumu,, terimakasih,,
kita akan selalu bersama, dalam kesepian..
untuk kebaikan, keburukan, kesedihan dan kesenagan,,
ajari aku cara hidup yang lebih baik,,
supaya aku mampu menjadi insan yang kuat,,
walau selalu dalam keterpurukan,,
walau selalu diatas kerinduan kepada hawa,
dan kepada Engkau Sang Maha Agung, aku tahu kau selau megetahui hamba-Mu, dalam perbuatan maupun dalam hati yang tak nampak di pandang mata,,
Engkaulah Penguasa akan hati hambaMU,,
maka jadikanlah hati ini sebening embun pagi dan sehangat CintaMu,,
Sampaikanlah kerinduanku kepada seseorang yang pertamakali Membaca tulisan ini..
aku sangat merindukanya Tuhan,, Sungguh,,
terimakasih Tuhan,,
malam, aku ingin bercerita kepadamu..
untukmu awan, angin, bintang dan rembulan engkau boleh mendengarkannya,,
untukmu kebaikan, keburukan, kesedihan dan kesenagan engkau juga boleh mendengarkan,,
tapi tolong jangan kalian kasih tau cinta, karena aku ingin merahasiakan hal ini untuknya,,
malam, sudah lama aku hidup, yah,, saya kira sudah lama,, cukup lama untuk bilangan umur..
malam, saat ini aku terjebak dalam dunianya cinta,, dia begitu memesona,,
sejak aku kecil aku selalu diberi cinta tanpa kata-kata.. sungguh agung
ayah, ibu, kakak, adik, belum pernah sekalipun aku dengar dari mulutnya,," aku cinta padamu, aku sayang padamu"
tapi apa yang kurasakan sungguh berbeda,,
setiap air mata yang di keluarkan, setiap keringat yang menetes dari pori-pori kulitnya, ia selalu memberikan cinta,,
kata-kata cintamu yang tak sempat dan mungkin tak akan terucap sudah merasuk ke dalam darah dan dagingku,,
menemani langkah kehidupanku hingga kini, hingga aku dewasa,,
kini aku sadar, cintamu bukanlah kata-kata,,,
cintamu adalah rasa kasih dalam doa, dalam perbuatan...
aku mengerti,, cintamu begitu agung, cinta yang terlalu dangkal jika hanya di ungkapkan dengan kata-kata,,
kini aku tahu,, engkau begitu berharga bagiku,,
tapi malam, aku punya cerita lain,,
aku ingin memberi cinta,, ingin memberi cinta layakya seorang adam kepada sang Hawa..
aku ingin memberinya cinta yang sederhana, cinta yang tanpa harus berucap,,cinta yang tanpa harus berbuat,,
Aku dan Dia ingin saling merasa dalam hati dahulu, malam,,
tapi koq rasanya aneh,,
mustahil,,
mana mungkin bisa,,
tak bisa aku memberi cinta seperti ini,,
dia tak mungkin menerimanya,,
aku bingung malam,,
malam,,
bagaimana kalau Aku dan Dia sudah merasa dalam hati, aku ingin mengungkapkannya dengan lisanku,,
ah tapi aku masih ragu, malam,,
oh iya,, aku tau malam,
aku selalu berfikir akan hakikat kesempurnaan,,
malam, aku kira cinta harus dirasa dalam hati,
diungkapkan dengan lisan,,
dan di wujudkan dalam perbuatan,,
sungguh,, its so perfect..
tapi aku masih bingung malam,, Dia sudah dimiliki oleh seseorang,,
saya kira dia lebih memilihnya daripada aku,,
aku sedih malam,,sedih sekali,,
bayangkan, baru saja aku mulai menanam bibit, sudah dipanen orang,,
aku sedih, begitu sedih, malam,,,
tapi aku berharap satu hal malam,,
benihku yang tersisa di dirinya mampu tumbuh dengan baik,,
hingga suatu saat aku bisa memetik buahnya,, "jika belum di ambil oleh orang lain lagi"
tapi aku percaya malam, Tuhan itu mendengarkan rencanaku,, dan akan di kabulkan doaku..
dan aku kini tahu,, cinta yang sejati adalah cinta yang tak terucap dan tak berwujud tindakan,,
cinta dari Tuhan kepada Hambannya,, Sungguh Agung,, Sangat Agung,,
malam,, engkau memang selalu diam,, tak bersuara,, sedikitpun tidak,,
aku berharap kamu bisa merahasiakan hal ini kepada Dia,,
karena aku ingin dia mengerti walau tak kuberi tau,,
terimakasih malam,,
untukmu, untukmu awan, angin, bintang dan rembulan ,
walaupun kau tak berbicara, tapi aku tahu,, engkau turut berbelesungkawa,,
terimakasih atas perhatian bisumu,, terimakasih,,
kita akan selalu bersama, dalam kesepian..
untuk kebaikan, keburukan, kesedihan dan kesenagan,,
ajari aku cara hidup yang lebih baik,,
supaya aku mampu menjadi insan yang kuat,,
walau selalu dalam keterpurukan,,
walau selalu diatas kerinduan kepada hawa,
dan kepada Engkau Sang Maha Agung, aku tahu kau selau megetahui hamba-Mu, dalam perbuatan maupun dalam hati yang tak nampak di pandang mata,,
Engkaulah Penguasa akan hati hambaMU,,
maka jadikanlah hati ini sebening embun pagi dan sehangat CintaMu,,
Sampaikanlah kerinduanku kepada seseorang yang pertamakali Membaca tulisan ini..
aku sangat merindukanya Tuhan,, Sungguh,,
terimakasih Tuhan,,
Komentar
Posting Komentar