Langsung ke konten utama

Suatu massa yang akan dialami oleh manusia "Galau"

Setiap orang mengalami suatu masa yang tidak kita tentukan, entah itu baik maupun buruk, kita memang tak pernah tau hal itu. Galau adalah suatu saat diamana kita berada di titik kegelisahan diantara beribu-ribu pilihan atau karena tidak ada pilihan satupun dan pada akhirnya menjebak kita pada dunia keterpurukan dalam hati, yang berakibat pada kondisi secara fisik yang kita alami. Dalam masa-mas a yang seperti ii biasanya dialami oleh para remaja seperti pada masa-masa saat ini yang saya rasakan(Curcol).  Yaah memang seperti inilah keadaan, kita uga tidak menginginkan hal yang sepeeti  itu. Disadari maupun tidak Galau merupakan suatu tahap aplikatif yang dialami manusia untuk mencapai titik kedewasaan ( begitu katanya) tapi entah apa yang benar yang jelas galau itu membosankan. Seseorang bisa berbuat nekad karena ini, ada yang samapai karena galau dia merelakan dirinya untuk  memberikan nyawanya kepada malaikat pencabut nyawa (Suicide) ada juga yang mereka over control ( menikmati dunia fantasy, dugem and others ) untuk menutupi atau menghilangkan kegalauanya, walaupun hanya sesaat.
Tindakan yang baik dan seharusnya dilakukan adalah bagaimana kita bisa bertahan dalam kegalauan hidup dan memaknai setiap detik yang berlalu untuk mengambil keputusan-keputusan baru dan kemudian merancangnya untuk menjadi sebuah kapal masa depan untuk mencapai kedewasaan, inilah yang perlu kita lakukan, hal ini menag sulit (Curcol) tai mau ta mau hal ini harus dilakukan una memanfaatkan masa galau kita untuk mampu menghasilkan efek positif yang baik bagi kita dimasa yang akan datang.
Soo,, para galauwers ,, mari kita tetap optimis dalam menghadapi kegalauan,,,
Meskipun sulit, yakinlah itu hanya lah suatu masa yang akan segera berlalu...
Dekatilah Tuhanmu maka Dia akan mendekatimu juga,, (Curcol)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

akal dan logika

Jika aku berandai-andai, berlari menembus batas imajinasi menyelinap diantara bebatuan yang kasar kemudian aku bersembunyi di sekitarnya.. Duduk terdiam dan tersungkur keragu-raguan,, Mengamat-amati disetiap sudut batas pandangan mata yang bias karena cahaya.. Aku berfikir lagi dan nyatanya kutemukan sebuah pertanyaan yang tak bertulang.. " Kenapa aku harus berlari, bersembunyi bahkan d tempat yan g jauh..? Sedangkan aku masih saja mengamat-amati perang antara hati dan logika dalam diri ini.. Ku katakan kepada mereka.. Seandainya aku mati, akan ada di manakah kalian? Apakah logika dan hati akan terus bertengkar? Sejenak mereka diam.. Kedua mata tertuju pada sudup pandangan yang berbeda, kemudian mendekat dan akhirnya semua tertuju padaku yg wajahnya sedang kepayahan.. Masih kutatapi mereka,, Sungguh sayang jika aku harus kehilangan kalian., Batas dari segala kemampuanku adalah kalian.. Kalian adalah sisi terbaik dalam hidup ini.. Jika hati tersakiti logika punya bny...

jenuh berada di dalam titik

Jenuh berada dalam titik.. Siapa ya aku ini.? Kenapa sekarang aku bisa da di sini.? Hari-hari yang pendek akan selamanya pendek,, Hari hari yang panjang akan selamanya panjang,, Hanya rasa-lah yang akan membuat semuanya menjadi seperti itu Aku yang bimbang kini telah mengalami kebingungan,, kenapa aku koq bisa bimbang,? Apakah karena banyak pekerjaan , rutinitas sehari-hari yng membosankan? , yah mungkin karena itu.. Hidup ini terasa monoton bagiku saat ini,, tidak ada hal yang membanggakan kecuali dapat tidur , bangun , makan, tidur, bangun makan, seperti hewan,, pun kini telah menjadi hal yang membosankan juga,, Mungkin dengan duduk, di dean komputer, menjelajahi dunia, memperluas cakrawala, berinteraksi dengan orang asing yang akrab, ataupun hanya sekedar mencari kenikmatan sesaat, pun kini telah menjadi hal yang menjenuhkan. Aku juga tak tahu, kenapa rasa-rasanya hidup sekarang ini begitu membosankan, aku kehilangan aku yang benar-benar aku, aku yang aku, aku yang kata ka...